Ramsey Harus Bangkit Hadapi Tantangan Setelah Mengambil Jackpot Juventus

aaron ramsey arsenal juventus serie a premier league

Aaron Ramsey telah bergabung dengan klub elit Eropa kaya setelah menyetujui kesepakatan menguntungkan dengan Juventus, tetapi masih ada keraguan mengenai kemampuan gelandang Arsenal tersebut melihat besaran gajinya yang menakjubkan.

Menurut laporan di Inggris, kontrak berdurasi empat tahun Ramsey tersebut akan memberinya gaji pokok sebesar £400.000 per minggu ($515.000) setelah ia secara resmi bergabung dengan Juventus di akhir musim nanti.

Sementara beberapa di media Italia mempertanyakan tentang nilai kontraknya yang setinggi itu, tidak ada keraguan bahwa bintang Wales itu sekarang ada dalam barisan pemain-pemain sepakbola bergaji terbesar di dunia.

Kontrak Ramsey di Arsenal akan berakhir pada akhir musim ini, sehingga ia memenuhi syarat untuk menandatangani pra-kontrak dengan tim luar negeri setelah 1 Januari di bawah ketentuan ‘Bosman ruling‘ yang menyediakan pedoman untuk transfer agen gratis.

Pemain berusia 28 tahun ini adalah pemain berkualitas tetapi sedikit yang akan memberikannya peringkat sejajar calon rekan setimnya Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Neymar.

Kesediaan Juventus untuk mengeluarkan uang sebesar itu pada Ramsey telah mengejutkan banyak orang, tetapi karena klub Italia itu tidak perlu memberi Arsenal biaya transfer, mereka melihat kesepakatan itu sebagai bisnis yang bagus.

Direktur olahraga Juventus, Fabio Paratici mengatakan kepada Gazzetta dello Sport bahwa Ramsey akhirnya dapat memiliki kesempatan untuk menggali potensi penuhnya di Turin.

Ramsey telah memberikan enam assist di Liga Premier musim ini – lebih dari gelandang Juventus mana pun – dan John Toshack, yang memberi Ramsey debut di Wales, yakin mantan pemainnya tersebut cukup fleksibel untuk mengatasi tantangan di Serie A.

Arsenal sebenarnya telah menyiapkan tawaran kontrak jangka panjang yang lebih baik untuk Ramsey, tetapi kesepakatan itu tiba-tiba dibatalkan menyusul kedatangan manajer baru Arsenal, Unai Emery di akhir musim lalu.

Sementara Ramsey adalah favorit penggemar karena selalu bermain sepenuh hati dan kemampuannya dalam mencetak gol-gol penting. Di bawah manajernya sekarang, Ramsey menjadi kurang berperan. Ia hanya tampil sembilan kali sebagai starter untuk Arsenal musim ini, dan tampil tampil 13 kali sebagai pemain pengganti.

Sekarang Ramsey sedang bersiap untuk mengikuti jejak pendahulunya dari Wales; John Charles dan Ian Rush, yang juga merebut perhatian media dan menjadi berita utama bagi Juventus.

Charles masih dihormati sebagai legenda Juventus, sementara Rush hanya menjalani semusim bersama Juventus.

Tempat Ramsey di hall of fame Juventus memang belum pasti, tetapi yang pasti, saldo banknya tidak akan pernah menjadi masalah lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *